Sunday, February 12, 2017

Positive Thinking





Hai readers, berjumpa lagi bersama saya di blog ini. Dalam blog ini, saya mau share tentang positive thinking atau berpikir positif. Kalian tau kan maksud dari positive thinking ?? Positive thinking adalah sebuah pemikiran dimana kita tidak boleh berprasangka buruk terhadap seseorang apalagi hanya dari penilaian kita sendiri.
Btw gambar di atas adalah salah satu cerita yang sangat saya suka dan menyentuh. Cerita tersebut cukup menyadarkan kita dan membuka pikiran tentang penilaian kita terhadap seseorang. Cerita tersebut juga pas dengan pembahasan yang akan saya bahas di blog ini.
Kadang saya heran dengan orang yang dengan mudahnya  menilai orang hanya dari fisik dan apa yang mereka liat. Contohnya, ada seorang wanita ketika dia melihat wanita lain memakai pakaian mini atau terbuka, wanita tersebut langsung menilai kalau wanita seksi itu tidak pernah shalat saat sedang berpergian hanya karena dia berpikir "mana mungkin dengan pakaian sexy seperti itu dia akan pergi ke masjid dan menunaikan shalat" miris nggak sih guys ?? Padahal kalo saya perhatikan, masih banyak wanita yang berpakaian tertutup bahkan berhijab tapi tidak menunaikan shalat pada waktunya tiba. Bukan saya menjudge wanita berhijab, saya hanya ingin meluruskan pemikiran orang-orang sempit. Nggak jarang juga saya berjumpa di tempat ibadah, dimana ada seorang wanita yang pakaiannya bisa dibilang membentuk tubuh tapi masih menjalankan kewajibannya. See ?? Terkadang apa yang orang tunjukan terhadap kita belum tentu seperti apa yang kita pikirkan. Saya juga punya cerita dimana ada seorang pria yang tiap hari rutin ke diskotik untuk membeli minuman keras dan dibawa pulang olehnya. Orang-orang pasti berpikir pria itu pemabuk berat dan menghabiskan uang untuk hal yang nggak bermanfaat. Padahal faktanya, ketika sampai di rumah, pria tersebut membuang minuman tersebut agar mengurangi stock minuman yang ada di diskotik tersebut.  Contoh lain, ini berupa penilaian lisan sih. Jadi, saat sedang dalam perjalanan, saya sempet debat atau bisa dibilang adu pendapat dengan orang di sekitar saya tentang seorang tokoh yang saat itu sedang ramai dibicarakan. Tokoh tersebut "terkenal" dengan gaya bicaranya yang frontal dan emosional. Saat itu, orang di samping saya bilang kalau tokoh itu selalu berkata kasar di lingkungan kerjanya. Info tersebut di dapat dari salah satu temannya yang bekerja dengan tokoh tersebut. Ada yang udah paham point dari cerita tersebut ?? Yep, orang yang di samping saya menerima info secara "mentah" dari temannya yang notabene kita belum tahu apakah temannya tersebut berbagi info sesuai fakta atau tidak. Coba kita posisikan temannya tersebut memiliki rasa tidak suka terhadap si tokoh, otomatis yang akan dia share adalah hal negatif, bukan ?? Jarang sekali orang yang membenci terhadap seseorang akan share kebaikan orang yang dibencinya justru malah sebaliknya dan dalam kasus ini orang di samping saya menerima info secara mentah dan menerimanya pun secara utuh tanpa mencari tahu kebenarannya. 
Saya pribadi, jujur sangat sulit untuk menilai seseorang hanya dari perkataan orang lain karena yang diomongin bisa jadi berbanding terbalik dengan fakta sebenarnya. Saran saya, jangan mudah menilai seseorang hanya dari apa yang kita lihat dan dari perkataan orang lain karena berakibat suudzhan terhadap orang tersebut. Boleh lah kita berpikir subjektif tapi hal itu cukup menjadi penilaian individu dan tidak menghasut orang untuk idem dan sependapat. Terlebih lagi kita belum tahu bagaimana kehidupan seseorang itu sebenarnya. So, be wise guys :)

No comments:

Post a Comment