Wednesday, September 13, 2017

Women's Power

Kalo mendengar kata wanita / perempuan, apa yang terbesit di benak kalian ? Yang saya tahu banyak sekali sebutan yang diawali dari kata wanita. For example, wanita karier, wanita "simpanan", wanita sosialita, business woman,wanita jalang, dan lain-lain. Di antara sebutan tersebut pasti ada yang memiliki arti negatif dan positif.
Di sini saya ingin mengutarakan yang selama ini sering kita salah kaprah atau salah pemahaman perihal seorang wanita. Sering saya liat di kehidupan sehari hari ada seorang wanita yang bisa dibilang dia hanya seorang wanita karier biasa tapi jika dilihat dari kehidupannya mungkin tidak seimbang antara penghasilan dengan gaya hidupnya. 
Pasti di antara kalian sering menemukan komentar nyinyir seperti ini "Kok dia kalo update di sosmed jalan jalan mulu ya padahal kerjanya cuma blablabla", "Kok dia bisa beli barang mahal begitu ya, duit dari mana tuh" "Emang gaji dia berapa sih ? kok bisa jalan jalan & beli barang barang mahal ?"
Kenapa deh cuma karena wanita itu bekerja sebagai karyawan di perusahaan yang mungkin kurang bonafit tapi di saat dia sanggup beli ini itu kita mikirnya udah ke hal yang aneh-aneh. Mungkin aja dia nabung mati-matian buat beli barang / keinginannya, bisa juga dia punya usaha sampingan selain kerja kantoran. Who knows ?
Padahal di luar sana banyak wanita yang sukses dengan bisnis dan kariernya yang bahkan mungkin kalo saya bicara segara gamblang mereka nggak butuh seorang pria untuk memenuhi kebutuhan finansialnya. Jadi, sebelum kalian menjudge wanita yang saya bahas di awal, kalian harus tahu dulu seluk beluk wanita tersebut karena bisa saja penilaian kalian salah dan berakhir menjadi suudzhan (berprasangka buruk). Siapa yang malu dan siapa yang dosa ??
Bisa kita ambil contoh artis bernama Syahrini. Siapa yang nggak kenal dengan dia ? Yang kita tahu kehidupan dia glamor, wanita sosialita, dan high maintenance. Saya yakin di antara kalian pasti tahu apa yang kurang dari seorang Syahrini ? Ya, pasangan hidup. Setiap orang pasti berpikir para pria akan minder atau tidak pede untuk mencalonkan diri menjadi pasangan hidup syahrini. Para pria akan minder karena melihat gaya hidup syahrini yang glamor dan pasti memerlukan biaya hidup yang tinggi dan dipastikan para pria tersebut takut tidak dapat memenuhi gaya hidup syahrini. Padahal menurut saya pribadi, seorang syahrini tidak terlalu membutuhkan pria tajir melintir untuk menjadi pasangan hidupnya. Tanpa seorang pria kaya pun Syahrini sudah mampu memenuhi gaya hidupnya. Menurut saya, yang dia butuhkan adalah pria yang mau mengerti keadaannya. Keadaan dalam hal ini adalah waktu dan perhatian yang mungkin akan sulit diberikan oleh seorang wanita karier seperti Syahrini yang super sibuk. 
Contoh lainnya adalah seorang penulis favorit saya, Trinity. Ia merupakan penulis dari buku "The Naked Traveler". Saya sangat senang membaca buku-bukunya karena sangat menginspirasi bagi saya (bukan endorse). Dari novelnya saya tahu bahwa dia adalah seorang travel writer yang dulunya sempat bekerja sebagai pegawai kantoran dan sampai saat ini (13 september 2017) dia masih single. Dia sangat hobi traveling bahkan traveling sudah menjadi bagian dari hidupnya. Saat menjadi seorang pegawai kantoran ia selalu mencuri waktu untuk berlibur. Dia juga memberi tips kepada pembacanya kalau ingin jalan-jalan tidak harus nunggu banyak duit, kita bisa menabung sambil mempersiapkan itinerary. Budget untuk traveling pun dia cari dengan usahanya seorang diri bukan dari bantuan suami karena dia masih seorang wanita single. Selain bekerja sebagai pegawai kantoran, dia juga seorang travel blogger dan kemudian blognya dikembangkan menjadi sebuah buku.
Dari kedua contoh tersebut kita bisa ambil kesimpulan bahwa tidak selamanya seorang wanita harus mencari pria kaya atau menjadi "simpanan" pria kaya hanya untuk memenuhi kebutuhan dan keinginannya. Terlebih di era digital ini sudah banyak bisnis atau perusahaan yang pelopornya adalah seorang wanita. So, jangan heran kalau di luar sana anda menemukan wanita single yang gaya hidupnya glamor karena bisa jadi ia seorang business woman yang sukses dan jika yang anda temukan adalah seorang wanita karier biasa yang bekerja hanya sebagai pekerja kantoran tetapi bisa membeli barang atau berpergian yang menurut anda tidak bisa ia dapatkan jika hanya mengandalkan gajinya, bisa jadi ia menabung mati-matian atau punya pekerjaan sampingan yang positif. 

~ Kita tidak pernah tahu apa yang sudah dilakukan orang lain sebelumnya, jangan ambil kesimpulan dengan mudah.

2 comments:

  1. Kereen ihh benar banget, yg penting jangan nyinyir

    ReplyDelete
  2. Thanks for the good respond
    Yep, jangan nyinyir !! :D

    ReplyDelete